Tablet Galaxy Tahan Banting Hadir untuk Segmen Bisnis

Tablet Galaxy Tahan Banting Hadir untuk Segmen Bisnis

JAKARTA, KOMPAS.com - Samsung memperkenalkan peranti tablet Android tangguh nanstylish baru, yang diberi nama Galaxy Tab Active. Berbeda dengan tablet Galaxy Tab sebelumnya, Tab Active tidak dijual bebas di pasaran oleh Samsung.

"Galaxy Tab Active hanya dijual untuk pasar B2B (business to business), bukan untuk konsumen retail," ujar Pambudi Baskara Sudirman, Enterprise Mobility Product Marketing PTM Samsung Indonesia saat acara peluncuran di Jakarta, Kamis (25/2/2015).

Menurut Pambudi, Samsung telah melakukan penelitian yang cukup lama di banyak industri. Dari penelitian tersebut, ternyata banyak juga industri atau perusahaan yang membutuhkan solusi peranti tablet untuk mendukung kerja mereka.

Samsung Galaxy Tab Active didesain agar menjadi tablet yang tangguh dengan mengantongi sertifikasi standar IP67. Dengan demikian, tablet tersebut tahan terhadap paparan debu maupun air.

Selain itu, Galaxy Tab Active juga tahan terhadap benturan saat dijatuhkan dari ketinggian 1,2 meter, dan tahan terhadap air hingga kedalaman 1 meter selama 30 menit.

Ketangguhan tersebut menurut Pambudi bisa dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan seperti kontraktor, tambang, atau bahkan militer.

Selain tangguh, Galaxy Tab Active juga mengusung desain yang stylish. "Dengan demikian sales person perusahaan yang membawa Tab Active untuk presentasi bisa lebih percaya diri," ujar Pambudi.

Dari sisi teknis, Galaxy Tab Active dibekali prosesor Snapdragon 400 1,19 GHz dengan memori RAM 1,5 GHz dan penyimpanan internal 16 GB, dan baterai 4.450 mAh. Perangkat ini juga dilengkapi dengan kemampuan koneksi 4G LTE.

Untuk kamera, Tab Active dibekali dengan kamera utama3,1 megapiksel di bagian belakang, dan 1,2 megapiksel untuk kamera depan.

Tab Active dijual untuk kalangan bisnis dengan harga sekitar Rp 6 jutaan.
XL Modernisasi Jaringan di Area Bandung

XL Modernisasi Jaringan di Area Bandung

KOMPAS.com - PT XL Axiata Tbk. selaku penyedia layanan seluler XL melakukan modernisasi jaringan di area Bandung, Jawa Barat. Hal tersebut dilakukan oleh XL guna meningkatkan kualitas jaringan di area tersebut.

Menurut keterangan tertulis XL yang diterima KompasTekno, Rabu (18/2/2015), modernisasi tersebut adalah akibat dari terus meningkatkan volume trafik serta tuntutan kualitas yang lebih baik lagi di area Bandung.

Modernisasi yang dilakukan XL antara lain diwujudkan dengan perbaikan desain, penggantian perangkat, serta penalaan dan optimisasi jaringan. 

Untuk penggantian perangkat, XL melakukan modernisasi RBS (Radio Base Station) 2G yang lama dengan perangkat terbaru yang diklaim lebih canggih dan lebih besar kapasitasnya. 

Pada modernisasi jaringan ini juga dilakukan penggabungan beberapa perangkat RBS menjadi satu, atau dikenal dengan istilah ”Single RAN,” yang menurut XL pengoperasiannya menjadi lebih hemat tempat dan praktis.

Dengan modernisasi jaringan itu, XL menglaim bisa menambah kapasitas dan meningkatkan kualitas semua jenis layananya, baik voice, SMS, dan terutama menopang kualitas data.

"Modernisasi jaringan ini  kami lakukan karena kebutuhan pelanggan yang terus meningkat, proses serupa sudah XL lakukan di sebagian area lain, baik di Jawa maupun pulau lain, seperti Sumatera," dmeikian ujar Vice President XL Central Region, Bambang Parikesit.

Selain itu, menurut Bambang, modernisasi tersebut juga  sekaligus sebagai antisipasi XL akan ledakan pertumbuhan pengguna data.

Modernisasi yang dilakukan XL itu telah berlangsung sejak 6 Februari lalu dan direncanakan selesai pada Maret 2015. Menurut XL, proses modernisasi itu akan terus dilanjutkan, bukan hanya di Bandung saja, melainkan juga di kota-kota lain di Indonesia.
GramediaBook, Tablet Pengganti Buku Sekolah

GramediaBook, Tablet Pengganti Buku Sekolah

BANDUNG, KOMPAS.com - Membawa beberapa buku sekolah yang tebal membuat siswa sering mengeluh karena terlalu berat. Sebuah tablet bernama GramediaBook berusaha menjadi solusi untuk masalah itu. 

Bukan sekadar tablet, perangkat tersebut akan dilengkapi dengan berbagai materi pendidikan berkat dukungan konten dari penyedia software PesonaEdu. 

Paket bundling di dalamnya termasuk BDI (Buku Digital Interaktif), Enrichment(Pengayaan Pengetahuan), Assesment (Koleksi Soal / Try-Out), serta English e-Learning dengan jumlah terbatas. 

Pengguna dapat menikmati akses terhadap konten edukasi yang terintegrasi di dalamnya gratis selama 6 bulan.

Konten edukasi yang lebih banyak tersedia melalui Online Education Store. Toko online ini memungkinkan konten diunduh ataupun dibeli secara online dengan sistem pembayaran yang variatif.

Tablet dengan layar 8,95 inci ini dilengkapi sistem operasi Windows 8.1. Jeroannya menggunakan prosesor Intel Baytrail. Ia juga memiliki kamera 5MP. 

Intel dan Microsoft bekerjasama dengan McAfee juga melengkapi perangkat ini dengan parental control. 

Marketing Manager Kompas Gramedia, Agustinus Harsono, mengatakan, parental control itu berupa sistem pengawasan khusus ketika tablet ini digunakan untuk keperluan browsing. 

Dengan Parental Control, ujarnya, laman situs yang keluar akan sesuai dengan materi yang dibutuhkan. 

"Tablet-tablet yang beredar di lapangan bisa browsing seluruh sumber situs tanpa batas walaupun kebanyakan dipakai untuk game," kata Agustinus saat ditemui seusai kegiatan Knowledge Sharing GramediaBook di Hotel Santika, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Kamis (12/262015). 

PesonaEdu memberikan software pembelajaran untuk siswa dari mulai SD, SMP (untuk semua mata pelajaran) hingga SMA (Matematika dan IPA) yang disetarakan dengan kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013.

Tidak hanya itu saja, jika sekolah memang berniat untuk menggunakan tablet ini dalam sistem belajar mengajar, PesonaEdu juga akan memberikan pelatihan secara gratis kepada para guru-guru agar bisa mengaplikasikannya di kelas. 

Penerbit buku Grasindo juga melengkapi koleksi buku-buku pelajaran sesuai kurikulum 2006 dan 2013. "Jadi bisa dibilang ini beli konten software gratis tablet," ujar Agustinus. 

Agustinus menyebut perangkat ini sebagai gadget edukasi pertama di Indonesia. Gadget ini bisa didapatkan secara kolektif ataupun satuan di toko buku Gramedia. Perangkat itu akan dibanderol dengan harga Rp 2,2 juta.
Evercoss Siapkan 3.000 Android One

Evercoss Siapkan 3.000 Android One

JAKARTA, KOMPAS.com - Smartphone Android One dari vendor lokal, Evercoss One X akhirnya meluncur di Indonesia. Namun penggemar Android yang lama menantinya masih harus menunggu sedikit lagi.

Evercoss menjadwalkan smartphone hasil kolaborasi dengan Google itu mulai dijual secara online pada tanggal 6-9 Februari 2015. Soal penjualan online tersebut, pembeli hanya bisa mengaksesnya melalui situs belanja daring Lazada Indonesia.

"Saat ini produknya masih terbatas. Penjualan online-nya di Lazada. Untuk saat ini kami siapkan 3000 unit," papar Chief Marketing Officer Evercoss Janto Djojo usai peluncuran Evercoss One X di Jakarta, Kamis (5/2/2015).

Dia menambahkan, jumlah tersebut menurutnya tidak baku. Harapannya, bila 3000 unit tersebut bisa ludes dibeli maka Evercoss akan mempertimbangkan penambahan unit lagi.

Janto menjanjikan, "Kita selalu mengukur pasarnya. Tujuannya untuk mengecek animo  masyarakat. Kalau unit yang disediakan habis ya ditambahkan lagi. Tapi kita mesti tahu dulu bagaimana animonya."

Satu hal yang mesti dicatat, untuk sementara waktu pembeli tidak bisa mendapatkan smartphone ini dari penjualan offline. "(Penjualan) offline nanti di seluruh toko di Indonesia, setelah selesai penjualan online," terang Janto.

Tanpa kartu SD

Sebagai catatan, smartphone Android One membutuhkan kartu memori SD agar kameranya dapat dipakai memotret. Hal tersebut tidak terbatas pada Android One keluaran satu vendor saja.

Dalam penjualan smartphone One X buatannya, Evercoss tidak menyertakan kartu memori Secure Digital (SD Card). Sebagai gantinya, vendor lokal tersebut memberikan leather case dalam paket penjualan.

"Kita tidak beri microSD, soalnya kebanyakan masyarakat sudah punya micro SD. Sebagai gantinya kami sertakan leather case," ujar Product Development Manager Evercoss William T memberi alasan.
Microsoft Pensiunkan Tablet Surface 2

Microsoft Pensiunkan Tablet Surface 2

KOMPAS.com - Surface 2, tablet berbasis Windows RT besutan Microsoft, dipastikan  tidak akan pernah dijual secara resmi di Indonesia. Perusahaan raksasa software tersebut membeberkan bahwa produk tersebut akan dihentikan produksinya.

"Kami tidak akan lagi memproduksi Surface 2. Meskipun begitu, bagi yang ingin tetap membeli Surface tersebut masih tetap bisa mengunjungi Microsoft Retail Store, MicrosoftStore.com, dan toko pihak ketiga," kata Microsoft kepada situs The Verge, Rabu (28/1/2015).

Apa alasan Microsoft mengambil keputusan tersebut? Alasan pertama, produk tablet teranyarnya, Surface Pro 3, ternyata jauh lebih sukses. 

Menurut pihak Microsoft, lini produk Surface mampu menyumbang pendapatan sebesar 1,1 miliar dollar AS. Akan tetapi, sebagian besar dari pendapatan itu berasal dari Surface Pro 3, bukan dari Surface 2. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila Microsoft lebih ingin berfokus kepada tablet terbarunya itu.

Alasan lainnya, Surface 2 hadir dengan menggunakan Windows versi RT. Faktanya, perangkat tersebut hadir dengan fitur yang lebih baik dari Surface generasi satu. 

Ia lebih tipis dan ringan, juga memiliki layar yang lebih baik. Akan tetapi, perangkat ini masih berbasiskan Windows RT yang sangat terbatas untuk masalah aplikasi.

Sekadar gambaran, Windows RT tidak bisa menggunakan sejumlah aplikasi yang ada di Windows 8. Pengguna harus menunggu pihak developer untuk merilis aplikasi khusus untuk Windows RT. Oleh karena keterbatasan itulah, Windows RT tidak terlalu dilirik oleh konsumen.

Surface 2 sendiri dapat dikatakan sebagai produk berbasis Windows RT populer terakhir yang beredar di pasar. Dengan "dimatikannya" lini produk tersebut, apakah ini pertanda dari berakhirnya Windows RT?
Windows 10 Bisa Diunduh Gratis

Windows 10 Bisa Diunduh Gratis

KOMPAS.com - Sistem operasi Windows 10 yang lama ditunggu-tunggu akhirnya mendapat kepastian dari Microsoft. Raksasa piranti lunak tersebut mengumumkan bahwa sistem operasi tersebut dapat diunduh gratis.

Namun ada syaratnya. Seperti dikutip KompasTekno dari The Verge, Kamis (22/1/2015), Executive Vice President of Operating System Microsoft Terry Myerson mengatakan Windows 10 gratis untuk pengguna yang sudah memiliki Windows 7 atau Windows 8.1.

Upgrade gratis tersebut bisa dilakukan dalam waktu terbatas, yaitu selama rentang setahun setelah peluncuran Windows 10. Microsoft sendiri belum mengumumkan harga banderol piranti lunak ini, bila masa setahun itu sudah lewat.

"Segalanya tentang Windows 10, pengalaman, layanan dan upgrade gratis tersebut berarti suatu manfaat berkelanjutan untuk pelanggan kami. Generasi baru Windows adalah komitmen, untuk membebaskan orang dari teknologi dan membuat mereka bisa melakukan sesuatu yang hebat," tulis Terry dalam blog Windows.

Sayangnya, masih ada hal yang belum jelas di sini. Pengguna Windows 7 memang bisa mengunduhnya gratis, tapi apakah sistem operasi yang baru akan cocok dengan perangkat keras yang lama?
Pengunjung Berniaga.com Mulai Diarahkan ke OLX

Pengunjung Berniaga.com Mulai Diarahkan ke OLX

KOMPAS.com - Menyusul kerjasama induk perusahaan masing-masing, situs iklan baris Berniaga.com dan situs jual beli OLX Indonesia telah bergabung dalam satu wadah yang sama. Kini, keduanya beroperasi di bawah satu nama, yakni olx.co.id.

Ya, dengan kata lain, layanan Berniaga.com telah bergabung dengan olx.co.id.

Pihak Berniaga sendiri sudah mengumumkan perihal penggabungan tersebut dalam situs resminya. Saat pengguna mengakses situs Berniaga.com, akan muncul pemberitahuan di layar yang menerangkan bahwa layanan situs tersebut telah bergabung menjadi olx.co.id. Pengunjung yang ingin mencari atau menjual barang diminta membuka situs Olx.

Imbas dari merger tersebut, layanan pemasangan iklan di Berniaga.com tidak akan tersedia lagi. Pengguna diharapkan untuk berpindah ke layanan dari olx.co.id,

"Efektif per tanggal 15 Januari 2015, layanan pasang iklan di Berniaga.com tidak tersedia. Untuk menjual barang second Anda, silahkan pasang iklan di olx.co.id," tulis pihak Olx dalam laman FAQ resminya. 

Nantinya, semua iklan aktif yang ada di Berniaga.com setelah tanggal 11 November 2014 akan ditampilkan secara otomatis di situs Olx. Sementara, bagi iklan yang di-posting sebelum tanggal tersebut, pihak Olx menyarankan untuk memasang ulang iklannya di situs Olx.

Selain iklan, akun milik Berniaga.com juga akan dimigrasikan ke layanan milik Olx. Bagi pemilik akun Berniaga.com yang login ke situs tersebut tanpa melalui Facebook, pihak Olx berjanji untuk segera mengirimkan password standar melalui e-mail pengguna. 

Jika sebelumnya bergabung ke Berniaga dengan menggunakan akun Facebook, pengguna tidak perlu mendaftar ulang. Mereka bisa langsung login dengan menggunakan akun Facebook tersebut.

Sebelumnya, induk perusahaan OLX dan Berniaga, yaitu Naspers dan 701 Search, menyatakan akan bergabung untuk membuat platform iklan dan jual beli online di negara Brazil, Indonesia, Thailand, dan Bangladesh.

Naspers dan 701 Search sendiri merupakan gabungan tiga perusahaan jual beli online, yaitu Schibsted, Telenor, dan Singapore Press Holdings.

Di Indonesia sendiri model kerja sama kepemilikan antara Naspers dn 701 Search akan memiliki komposisi 64 persen Naspers dan 36 persen 701 Search.

Di Indonesia, Naspers telah mengakuisisi OLX (dahulu Tokobagus.com) pada November 2012. Naspers pada saat itu mengakuisisi 65 persen saham Tokobagus.com.

Sementara untuk Berniaga.com, situs jual beli tersebut telah diluncurkan oleh 701 Search semenjak Desember 2009.
2020, Semua Produk Samsung Terhubung ke Internet

2020, Semua Produk Samsung Terhubung ke Internet

KOMPAS.com - Internet telah menjadi way of life yang harus mampu menghubungkan manusia dan manusia, manusia dan perangkat, maupun perangkat dan perangkat secara konvergen.

Kesadaran ini yang mendorong munculnya gagasan untuk menanamkan sistem komputasi berbasis internet ke dalam berbagai perangkat, sistem, dan layanan, yang erat dengan kehidupan sehari-hari. Konsep ini disebut sebagai Internet of Things (IoT).

Hal ini diakui CEO Samsung Electronics BK Yoon. Menurut Yoon, IoT akan menyentuh setiap aspek kehidupan sehingga pengaruhnya akan jauh lebih luas dibandingkan pengaruh industri elektronik saat ini.

Dalam pidato pembukaan CES 2015 di Las Vegas, Yoon mengimbau seluruh industri untuk terbuka dan bersatupadu membangun infrastruktur yang diperlukan dalam rangka mewujudkan gagasan IoT.

"Ini adalah tugas kita untuk bekerja sama sebagai bagian dari industri di berbagai sektor untuk mewujudkan era Internet of Things," kata Yoon sebagaimana dikutip KompasTeknodari keterangan pers Samsung, Jumat (9/1/2015).

Untuk ini, Samsung berkomitmen pada tahun 2017 semua produk televisinya akan menjadi perangkat IoT. Bahkan, Samsung menjanjikan, lima tahun sejak sekarang semua hardware Samsung akan siap mendukung IoT. 

Target ini praktis bisa mempercepat ekspansi perangkat IoT yang tersedia di pasar. Apalagi, Yoon juga berjanji perangkatnya akan menggunakan standar terbuka untuk terhubung. 

Janji itu tak sembarangan, karena Samsung adalah produsen elektronik dengan penetrasi pasar yang luas. Mereka memproduksi banyak hal, mulai dari mesin cuci, oven microwave, smartphone hingga komponen elektronik.

"Tanpa keterbukaan semacam ini, tak akan terwujud Internet of Things karena benda-benda itu tak akan saling tersambung," ujarnya. 

Selain itu, Samsung tengah mengembangkan produk chip hemat energi untuk disematkan ke berbagai perangkat, seperti pakaian dan wearable

Samsung juga mengembangkan sensor jarak 3D yang dapat mendeteksi gerakan sekecil apapun. Sensor ini diharapkan mampu memahami lingkungan manusia dan menawarkan solusi tepat untuk aktivitas manusia.
Lewat Browser, Akses File di Smartphone

Lewat Browser, Akses File di Smartphone

KOMPAS.com - Biasanya ketika ingin mentransfer data dari smartphone ke komputer akan menggunakan kabel data. Ternyata, ada cara agar tidak perlu repot menggunakan kabel data.

Hal itu bisa dilakukan dengan smartphone Oppo R5. Melalui fitur yang dinamakan FTP (File Transfer Protocol).

Untuk menggunakan fitur FTP ini pastikan terlebih dahulu smartphone Oppo R5 dan komputer telah terhubung pada router atau koneksi Wi-Fi yang sama. 

Selanjutnya buka aplikasi pengelola berkas bawaan dari Oppo R5.

Nantinya pengguna dapat memilih tombol yang berlogo tiga titik untuk menampilkan menu FTP.

Ketika  memilih menu FTP maka secara otomatis Oppo R5 akan memberikan keterangan seputar fitur FTP dan akan terdapat tombol Start service untuk memulai aktivasi FTP.

Apabila fitur FTP telah diaktifkan maka secara otomatis akan ditampilkan nama koneksi Wi-Fi yang sedang terhubung dan alamat FTP untuk dapat mengakses data smartphone di komputer. 

Pengguna dapat mengetikkan alamat FTP yang muncul pada browser komputer untuk memunculkan datanya di komputer.

Ketika  berhasil mengakses FTP pada browser maka akan muncul direktori-direktori yang berada pada penyimpanan smartphone Oppo R5.  

Pengguna lalu dapat melihat dan mencari berkas yang diinginkan. Untuk mengunduhnya, cukup memilih berkas dan secara otomatis komputer akan memberikan kotak dialog untuk menyimpan berkas unduhan.

Dengan adanya fitur ini memudahkan  untuk mentransfer data tanpa harus repot menggunakan kabel data. 

Selain itu, apabila pada browser  terdapat plug-in untuk menjalankan video atau memutar musik maka berkas di smartphone Oppo R5 dapat langsung dimainkan.
Hewlett Packard Bidik "Gen-Y" Indonesia

Hewlett Packard Bidik "Gen-Y" Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan komputer Hewlett Packard (HP) selama ini memiliki citra "serius" yang identik dengan bisnis dan korporasi. 

Memasuki akhir 2014, pabrikan asal AS itu berupaya melebarkan sayap untuk menjangkau konsumen muda yang disebut Presiden Direktur HP Indonesia Subin Joseph sebagai "generasi milenial".

Generasi milenial atau yang juga sering disebut "Gen-Y" adalah mereka yang lahir pada dekade 80-an hingga 90-an yang kini bergaya hidup dinamis dan akrab dengan teknologi. HP berusaha menelurkan produk-produk yang disesuaikan untuk segmen konsumen ini melalui program kampanye "Bend the Rules".

"Bend the Rules ini adalah filosofi desain, dari lab riset dan pengembangan para teknisi kami merancang produk-produk dengan aneka fungsi dan bahan warna-warni sehingga cocok dengan gaya hidup generasi milenial," ujar Joseph saat ditemui Kompas Teknousai acara konferensi pers HP di mal FX, Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Desain baru HP tersebut tercermin dari sejumlah produk baru yang dipajang oleh HP hari itu. Laptop 2-in-1 HP Stream, misalnya, dilabur warna biru metalik yang terlihat terang. Begitu juga dengan laptop HP Pavilion x360 dengan warna merah menyala dan layar yang bisa diputar hingga 360 derajat untuk berubah bentuk menjadi tablet.

Joseph menjelaskan bahwa produk-produk baru HP tersebut dibanderol dengan harga terjangkau agar menarik hati para konsumen muda, terutama mereka yang biasa menggunakan perangkat portabel seperti laptop untuk bekerja.

Selain itu, dia mengatakan pihaknya akan turut menggelar kampanye iklan melalui sejumlah kanal, seperti bioskop dan situs-situs e-commerce untuk mendukung upaya HP memasuki pasar konsumen secara ekstensif.

"Soalnya, awareness konsumen terhadap beberapa jenis produk seperti laptop 2-in-1 (laptop yang bisa berubah jadi tablet) mesti ditingkatkan. Bisa jadi orang-orang belum banyak tahu bahwa produk semacam itu ada di pasaran," tambah Joseph.

Kampanye pemasaran itu, lanjutnya, bakal turut didukung oleh jaminan purna jual dari HP. Dengan mengunjungi salah satu dari tiga pusat servis besar HP di Jakarta, dia menjanjikan proses servis produk HP bisa selesai dalam 30 menit. 

HP juga menyediakan layanan penjemputan produk untuk servis dengan jaminan lima hari selesai untuk wilayah kota besar seperti area Jabodetabek, Surabaya, dan Semarang.

"Jaminan servis itu berlaku untuk semua jenis produk, dari mulai PC, notebook, hingga printer," tandasnya.
Indonesia Pasar Belanja Online Paling Menjanjikan di Asia Tenggara

Indonesia Pasar Belanja Online Paling Menjanjikan di Asia Tenggara

KOMPAS.com - Indonesia bersiap memimpin ledakan belanja daring atau online di seluruh Asia Tenggara karena peningkatan akses internet dan mengalirnya uang investor menuju perusahaan-perusahaan ritel Internet yang tumbuh pesat, menurut para analis.

Seperti Tiongkok beberapa tahun lalu, wilayah Asia Tenggara menikmati peningkatan pesat dalam akses Internet yang menurut para pengamat mulai mendorong pergeseran fundamental dalam kebiasaan berbelanja di antara kelas menengah yang semakin tumbuh.

Menurut laporan baru-baru ini dari bank investasi UBS, perdagangan online bisnis-ke-konsumen (B2C) di Asia Tenggara akan meningkat setidaknya lima kali lipat pada 2020, dan dapat mencapai 35 miliar dollar AS per tahun.

Laporan tersebut mengutip pertumbuhan kuat di Thailand dan Filipina namun mengatakan Indonesia, ekonomi terbesar di wilayah ini, merupakan pasar paling menjanjikan meski saat ini penjualan daring masih biasa-biasa saja dan penetrasi Internet masih rendah.

Harapan ini berdasarkan pada perkiraan adanya peningkatan pesat dari pengguna internet, yang menurut lembaga konsultansi Redwing akan ada 125 juta orang yang diperkirakan menggunakan Internet pada akhir 2015, dari 55 juta pada 2012, ditambah dengan semakin makmurnya kelas menengah.

"Ada peluang besar," ujar Daniel Tumiwa, kepala asosiasi perdagangan internet (e-commerce) di Indonesia, dalam sebuah konferensi startup atau perusahaan berbasis Internet baru, di Jakarta.

"Kelas menengah adalah daya pendorong yang sangat, sangat, sangat besar."

Bintang e-commerce di Indonesia saat ini adalah Tokopedia, pasar yang memungkinkan pengguna untuk membuat toko online dan mengatur transaksi. Pada Oktober, situs ini mendapat investasi senilai 100 juta dollar AS dari Softbank Jepang dan perusahaan AS Sequoia Capital.

Itu merupakan investasi startup terbesar di Indonesia sampai saat ini dan yang pertama dari negara ini oleh Sequoia, sebuah perusahaan modal dari Silicon Valley yang telah menjadi investor awal kisah-kisah sukses, seperti WhatsApp dan Apple.

Sejumlah toko online juga populer, seperti Kaskus, Olx, dan Lazada. Pada akhir pekan lalu Lazada mendapatkan dana segar 250 juta dollar AS dari raksasa investasi Singapura, Temasek. (AFP)
ZTE Boyong Trio Android Blade ke Indonesia

ZTE Boyong Trio Android Blade ke Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - ZTE merilis tiga varian seri ponsel Blade yang menyasar berbagai segmen konsumen mulai pemula hingga menengah. Mereka adalah Blade G, Blade G Lux, dan Blade Vec Pro yang memiliki rentang harga Rp 700.000 - Rp 2,5 juta dan memiliki seri terbaru dari sistem operasi Android yakni Kitkat.

Diperkenalkan kepada segmen pemula, Blade G ditawarkan dengan harga Rp 700.000 memiliki prosesor dua inti berkecepatan 1,2 gigahertz dan RAM 512 megabyte. Layar dengan bentang 4 inci menampilkan resolusi 800x480 piksel dengan kamera beresolusi 2 megapiksel.

Sementara itu, Blade G Lux memiliki spesifikasi lebih baik yakni prosesor dua inti berkecepatan 1,3 gigahertz dengan RAM sebesar 512 megabyte. Layar 4,5 inci dengan resolusi 800x480 piksel. Kamera yang ditanamkan lebih tajam yakni 5 megapiksel.

"Harga jual Blade G Lux adalah Rp 1.199.000 yang lebih bersaing dibandingkan ponsel di kelas yang sama," kata Luo Mingbo, Direktur Penjualan ZTE di Jakarta, Rabu (26/11/2014).

Andalan dari tiga sekawan itu adalah Blade Vec Pro yang ditawarkan dengan harga Rp 2,5 juta. Dengan harga tersebut, pemilik bisa mendapatkan ponsel dengan prosesor delapan inti yang disusun dari satu keping saja bukan dua keping prosesor empat inti lantas diklaim
sebagai delapan inti. RAM ponsel ini sebesar 1 gigabyte.

Dengan layar berukuran 5 inci dengan resolusi definisi tinggi, Blade Vec Pro memiliki kamera 13 megapiksel dan memiliki fitur kamera yang digarap serius. Beberapa fitur seperti high dynamic range (HDR), panorama, pengambilan time-lapse, dan fokus yang bisa mengikuti obyek
bergerak.

Menurut Luo, pihaknya optimistis bahwa ZTE akan bisa mendongkrak penjualan di Indonesia mengikuti tujuh seri ponsel yang mereka luncurkan tahun ini. Selain Kitkat, dia juga mengungkapkan bahwa teknisi di ZTE tengah merampungkan pengaturan perangkat lunak mereka bisa merilis produk dengan sistem terbaru yakni Lollipop.

Didit Putra Erlangga Rahardjo/KOMPAS
ZTE Vec Pro, Blade G Lux, dan Blade G (dari kiri-kanan)
Nokia "Lahir Kembali" Lewat Tablet Android N1

Nokia "Lahir Kembali" Lewat Tablet Android N1

KOMPAS.com - Nokia kembali hadir di bisnis perangkat dengan mengumumkan tablet bernama N1. Perangkat ini menggunakan Android. 

Setelah menggoda dengan memunculkan gambar kotak hitam di akun media sosial mereka, Nokia akhirnya memperkenalkan perangkat tablet N1.

Ini adalah untuk pertama kalinya Nokia memperkenalkan sebuah perangkat untuk konsumen setelah menjual divisi mobile mereka ke Microsoft senilai 7,2 miliar Dollar AS. 

Nokia N1 merupakan sebuah tablet 7.9 inci dengan resolusi 2048x1536. Perangkat itu memiliki ketebalan 6,9 mm dan berat 318 gram.

Meski demikian, tak bisa dipungkiri, perangkat itu sangat mirip dengan iPad Mini. 

Spesifikasi N1 mencakup prosesor Intel Atom Z3580 2.4GHz quad-core, RAM 2GB, penyimpanan 32GB dan kamera 8MP (belakang) 5MP (depan). 

Nokia menggunakan Android 5.0 Lollipop sebagai sistem operasinya. Perangkat N1 juga menjalankan peranti lunak "Z Launcher" buatan Nokia yang mengedepankan gestur.
Editor: Wicak Hidayat
Smartphone Logam Samsung Terkendala Produksi

Smartphone Logam Samsung Terkendala Produksi

KOMPAS.com - Samsung dikabarkan mendapat kendala dalam proses pembuatan duasmartphone berbahan logamnya, Galaxy A5 dan Galaxy A3. Kendala tersebut berada pada rendahnya produksi komponen Galaxy A5 dan A3, terutama bodi smartphone.

Dikutip KompasTekno dari SamMobile, Senin (10/11/2014), Samsung memiliki kendala manufaktur Galaxy A5 dan A3 karena keduanya menggunakan desain unibody berbahan logam.

Rendahnya produksi A5 dan A3 tersebut juga dikarenakan tidak semua handset yang diproduksi memenuhi kuaitas yang disyaratkan oelh Samsung. Menurut SamMobile, hanya sekitar 50 persen perangkat yang diproduksi yang memenuhi persyaratan tersebut.

Selama ini, Samsung memiliki sedikit pengalaman dalam memproduksi smartphone dari bahan logam, karena lini Galaxy yang diperkenalkan Samsung sebelumnya selalu menggunakan bodi dari bahan plastik.

Selain mengusung bodi dari logam, Galaxy A5 dan A3 akan dilengkapi dengan prosesor quad core Snapdragon 410 dan menjalankan Android 4.4 KitKat. Galaxy A5 dan A3 keduanya akan memiliki dimensi ketebalan 6,7 mm dan 6,9 mm.

Menurut rencana, Samsung akan memasarkan Galaxy A5 dan A3 mulai November (bulan ini) di Tiongkok dan sejumlah negara tertentu. 

Dengan kendala produksi tersebut, nampaknya pasar di negara-negara Asia akan menjadi yang lebih dulu menikmati Galaxy A5 dan A3 dibanidng pasar Eropa atau Amerika.

Samsung belum mengumumkan berapa harga Galaxy A5 dan A3 di pasaran, namun sejumlah prediksi mengatakan smartphone tersebut akan dijual di kisaran 400 dolar AS (sekitar Rp 5 juta).
Beginilah Aksi Kamera Putar Oppo N3

Beginilah Aksi Kamera Putar Oppo N3

KOMPAS.com - Oppo memperkenalkan smartphone anyar seri N3 dalam sebuah acara di Singapura beberapa hari lalu. Perangkat ini merupakan penerus model sebelumnya, Oppo N1.

Fitur andalan berupa "kamera putar” khas Oppo N1 pun turut ditanamkan pada Oppo N3. Berbeda dari smartphone lain pada umumnya, unit kamera Oppo N3 ditempatkan di modul khusus yang memiliki engsel di dua sisi. 

Engsel tersebut memungkinkan kamera diputar sebesar 206 derjajat dan diubah orientasinya dari menghadap ke belakang jadi menghadap ke depan dan sebaliknya. 

Alhasil, pemilik Oppo N3 pun bebas menggunakan kamera utama yang memiliki resolusi 16 megapixel untuk mengambil foto selfie (kamera menghadap arah depan).

Wartawan Kompas Tekno Wicak Hidayat sempat mencoba cara kerja kamera putar Oppo N3 di sela-sela acara peluncurannya. 

Sebagaimana bisa dilihat dalam video di bawah, kamera ini bisa berputar secara otomatis dengan bantuan motor yang tertanam di engsel. Caraya cukup dengan menyapukan jari ke sisi atas atau ke sisi bawah dalam aplikasi kamera.
Isu Lenovo Akuisisi BlackBerry Kembali Mencuat

Isu Lenovo Akuisisi BlackBerry Kembali Mencuat

KOMPAS.com - Rumor tentang BlackBerry yang akan diakuisisi oleh Lenovo kembali mencuat awal minggu ini. Sebuah laporan menyebutkan perusahaan Tiongkok itu telah mengajukan penawaran baru untuk saham BlackBerry.

Diberitakan oleh Benzinga pada Sabtu(18/10/2014), sumber yang dekat dengan persoalan tersebut mengatakan bahwa Lenovo Group Limited akan mengajukan penawaran terhadap BlackBerry di awal minggu ini.

Menurut sumber yang tidak mau disebut namanya itu, Lenovo mengajukan penawaran awal 15 dollar AS untuk setiap lembar saham BlackBerry di bursa saham. Harga tersebut bisa meningkat menjadi 18 dollar AS per lembar saham.

Tak ayal, rumor rencana pembelian BlackBerry oleh Lenovo tersebut membuat saham BlackBerry terdongkrak. Dikutip KompasTekno dari Reuters (20/10/2014), saham BlackBerry pada Senin (20/20/2014) kemarin naik lebih dari tiga persen menjadi 9,81 dollar AS pada perdagangan awal di bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat.

Rencana pembelian Lenovo terhadap BlackBerry telah muncul sejak dua tahun lalu saat CFO Lenovo, Wong Wai Ming mengatakan bahwa BlackBerry (saat itu masih bernama Research In Motion/RIM) adalah salah satu perusahaan incaran yang ingin dibeli oleh Lenovo.

Namun rencana akusisi tersebut harus kandas karena pemerintah Kanada, tempat BlackBerry berasal, menolak rencana Lenovo tersebut dengan alasan keamanan nasional. 

Lenovo sendiri akhirnya membeli merek dagang dan sejumlah paten Motorola dari Google pada Januari 2014. Perusahaan Tiongkok ini juga berencana membuat perusahaan baru yang fokus di segmen smart gadget, seperti smartphone dan wearable device.

Terkait dengan rumor pembelian yang diberitakan oleh Benzinga tersebut, baik BlackBerry maupun Lenovo mengatakan pihaknya tidak mau berkomentar tentang rumor atau spekulasi.
Nexus 6, Smartphone Android Lollipop Pertama di Dunia

Nexus 6, Smartphone Android Lollipop Pertama di Dunia

KOMPAS.com - Selain memperkenalkan sistem operasi Android 5.0 dengan nama resmi "Lollipop," Google juga memperkenalkan perangkat yang telah dipasangi dengan sistem operasi barunya itu, yaitu Nexus 6.

Rabu (15/10/2014), Google memperkenalkan secara resmi smartphone Nexus 6 di situs resmi Google. Nexus 6 menjadi perangkat pertama di dunia yang mengusung Android 5.0 Lollipop.

Google Nexus 6 adalah smartphone Android dengan bentang layar 6 inci dan menjadi suksesor dari generasi pendahulunya, Nexus 5. Smartphone yang dibekali layar resolusi Quad HD tersebut dipercayakan oleh Google kepada vendor Motorola.

Google Nexus 6 memiliki spesifikasi prosesor quad-core Snapdragon 2,7 GHz, kamera belakang 13 megapiksel, dengan penyimpanan internal yang tersedia dalam dua versi, 32 GB dan 64 GB.

Di bagian depan, Nexus 6 dibekali dengan fitur dual-front speaker. Selain itu, Nexus 6 juga memiliki fitur "turbo charger" dimana baterai bisa digunakan selama 16 jam dalam sekali isi ulang selama 15 menit.

Dikutip KompasTekno dari blog resmi Motorola, Nexus 6 oleh Google mendapatkan harga referensi 649 dollar AS (sekitar Rp 8 juta) dan mulai bisa dipesan pada akhir Oktober 2014.
"Nexus 6 akan hadir di 28 negara di seluruh Eropa, Asia Pasifik, dan Amerika Utara mulai akhir tahun ini," demikian tulis Motorola.
Pelaku Industri Kreatif Antusias Sambut 4G

Pelaku Industri Kreatif Antusias Sambut 4G

DEPOK, KOMPAS.com - Hadirnya era 4G, teknologi seluler generasi ke-4, bakal disambut baik oleh pelaku inudstri kreatif digital. Berbagai konten dan aplikasi bakal meramaikannya. 

Hal itu disampaikan Lolly Amalia Abdullah, Direktur Kerjasama dan Fasilitasi, Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Media, Desain dan IPTEK, Kemenparekraf, seusai meresmikan Pusat Kreatif Digital Depok, Jumat (3/10/2014). 

"Saat ini kan kondisinya, teman-teman (pelaku industri) siap. Namun yang saya lihat justru infrastrukturnya yang belum siap," katanya. 

Menurutnya, infrastruktur adalah salah satu kunci agar pelaku industri kreatif digital bisa mengembangkan produknya dan mendapatkan penghasilan dari sana.  

"Ke depannya, tren pengembangan aplikasi itu kan bisa ke Big Data, Internet of Things dan lainnya. Ada banyak kesempatan untuk aplikasi," ia menambahkan. 

Ia mencontohkan, dengan hadirnya teknologi terbaru di telekomunikasi seluler itu, memungkinkan aplikasi internet of things. Misalnya, ujar Lolly, lemari es yang bisa memeriksa inventarisnya dan melakukan komunikasi ke supermarket saat ada bahan yang habis. 

Lolly yakin, pelaku industri kreatif digital di Indonesia tidak akan ketinggalan untuk memanfaatkan infrastruktur yang semakin baik dengan hadirnya 4G. 

"Dengan bandwidth yang besar, butuh konten digital dari berbagai sektor. Game, animasi, dan game ini bukan hanya yang biasa tapi juga serious games dan education games. Hal ini diharapkan makin tumbuh," tutur Lolly. 

Saat ini di Indonesia praktis belum terjadi penyebaran teknologi 4G secara luas. Hal yang masih ditunggu-tunggu adalah pemanfaatan 4G oleh operator telekomunikasi seluler, alias mobile 4G.
Microsoft Mulai “Caplok” Situs Nokia

Microsoft Mulai “Caplok” Situs Nokia

KOMPAS.com - Microsoft diam-diam telah memulai proses transisi brand smartphone Lumia dari pemilik sebelumnya, Nokia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengalihkan situs perangkat dan layanan Nokia ke alamat Microsoft sendiri.

Situs wilayah Inggris dari Nokia.com, misalnya, menurut laporan The Register memajang tulisan yang berbunyi: “Selamat datang di rumah baru kami. Produk dan layanan Nokia telah dipindahkan ke situs baru". 

Semua tautan pada laman tersebut akan membawa pengunjung ke beranda situs Microsoft Mobile Devices yang berada di bawah Microsoft.com. Di laman baru ini, logo Nokia sama sekali tidak ditemukan.

Menariknya, perubahan yang sama belum terjadi pada situs Nokia di wilayah lain, termasuk Indonesia. Belum jelas kapan Microsoft akan mengalihkan laman produk dan layanan di seluruh situs Nokia ke bawah alamatnya sendiri.

Microsoft sendiri diketahui memang berencana menghilangkan brand Nokia dari jajaran smartphone Lumia, menyusul akuisisi Microsoft atas divisi perangkat keras pabrikan ponsel legendaris asal Finlandia itu.

Brand Lumia akan tetap dipertahankan, dan nantinya mungkin bakal dipasarkan dengan nama baru “Microsoft Lumia”. Seri Lumia 830 dan Lumia 730/ 735 pun kemungkinan bakal menjadi ponsel terakhir yang mengemban nama Nokia.

Di samping itu, Microsoft juga dikabarkan bakal membuang kata “Phone” dari platform mobile Windows Phone miliknya. Sistem operasi Windows yang akan datang bakal digabungkan menjadi satu versi untuk semua ukuran layar.
Jajaran Prosesor Baru Dukung Perangkat 4G Murah

Jajaran Prosesor Baru Dukung Perangkat 4G Murah

KOMPAS.com - Qualcomm memperkenalkan seri chipset terbarunya, Snapdaragon 210. Chip SoC ini dibuat untuk kebutuhan smartphone low-end, namun menawarkan fitur untuk jaringan 4G LTE.

Dalam peluncurannya di Hong Kong (9/9/2014), fitur menonjol dari Snapdragon 210 adalah kemampuan multi-mode 3G dan dual mode LTE, menjadikannya chip murah pertama yang mendukung LTE.

Fitur lain yang diperkenalkan Qualcomm dalam Snapdragon 210 antara lain CPU quad-core 1,1 GHz dengan arsitektur Cortex A7, GPU Adreno 304, Bluetooth 4.1, jaringan WiFi 802.11n, serta dukungan video resolusi 720p.

Dengan Snapdragon 210, Qualcomm mengincar pasar dunia ketiga tempat banyak dipasarkannya perangkat murah dengan banderol harga sekitar 100 Dollar AS ( Rp 1 juta-an).

Qualcomm juga mencoba membuktikan bahwa perangkat LTE bisa dibuat dengan harga yang terjangkau.

Menurut Engadget (9/9/2014), Qualcomm juga akan membuat referensi desain smartphone dan tablet yang mengususng chip barunya ini, agar bisa dibuat semurah mungkin. Namun, perangkat-perangkat LTE murah tersebut rencananya baru akan diluncurkan mulai pertengahan tahun 2015.

Akan sangat menarik untuk melihat bagaimana reaksi kompetitor Qualcomm dalam perlombaan chip LTE.
60.542 Orang Sudah "Antre" Xiaomi Redmi 1S

60.542 Orang Sudah "Antre" Xiaomi Redmi 1S

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurang dari satu jam ke depan, penjualan perdana ponsel Android Xiaomi Redmi 1S akan dimulai.

Pendaftaran untuk pembelian smartphone Xiaomi pertama di Indonesia ini telah ditutup kemarin, Rabu (3/9/2014) pukul 23.59 WIB. Sampai tenggat waktu tersebut, Lazada Indonesia mencatat jumlah peminat Redmi 1S sebanyak 60.542 orang.

Kepastian jumlah pendaftar yang ingin membeli Redmi 1S itu dikonfirmasi oleh VP Marketing & Business Development Lazada Indonesia Andry Huzain kepadaKompasTekno, Kamis (4/9/2014) pagi.

Untuk membeli Redmi 1S, konsumen memang harus melakukan pendaftaran di situs Lazada. Setelah terdaftar, calon pembeli bisa melakukan transaksi pada Kamis ini pukul 11.00 WIB. Saat ini, pendaftaran sudah ditutup dan calon pembeli yang belum sempat daftar harus menunggu flash sale berikutnya.

Apakah berarti semua pengantre yang berjumlah 60.000-an orang ini bisa kebagian Redmi 1S? Sepertinya tidak karena pihak Lazada Indonesia sempat mengatakan bahwa stok yang tersedia lebih kurang sama dengan yang akan dijual di India.

Di India sendiri, Redmi 1S dijatah 40.000 unit dan terjual habis dalam waktu 4,2 detik.

Anda yang jadi salah satu calon pembeli Redmi 1S harus sudah duduk di depan PC dan menyiapkan koneksi internet yang mumpuni untuk bersaing mendapatkan ponsel seharga Rp 1,5 juta ini.

Update, 11.35 WIB: Situs Lazada Indonesia dilaporkan tidak dapat atau sulit diakses oleh sejumlah calon pembeli. Jika bisa masuk ke halaman pemesanan pun, langkah pembelian berikutnya menampilkan pesan error.
Xperia T3 Resmi Masuk Indonesia

Xperia T3 Resmi Masuk Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Sony Indonesia meluncurkan lini smartphone Xperia terbaru, seri T3. Sony mengklaim Xperia T3 sebagai smartphone Android 5,3 inci paling tipis di dunia

Smartphone 5,3 inci dengan bodi yang berbahan baja tahan karat ini memiliki ketebalan 7 mm. Bobotnya pun tergolong ringan, 148 gram.

Menurut Ika Paramita, Marketing Manager Sony Mobile Communication Indonesia, Sony Xperia T3 diluncurkan untuk pengguna yang menyukai gadget sebagai lifestyle.

"Smartphone ini juga ditujukan bagi orang yang tidak malu-malu memamerkan smartphone-nya," imbuh Ika di acara peluncuran di Jakarta, Rabu (27/8/2014).

Selain mengandalkan kelangsingan ponselnya, T3 juga mewarisi lini Xperia premium sebelumnya, seperti layar resolusi tinggi teknologi Bravia dari Sony, serta prosesor kamera Exmor RS untuk menangani kondisi pemotretan dengan cahaya yang minim.

Kinerja Xperia T3 didukung dengan prosesor Qulcomm quad-core 1,4 GHz dengan RAM 1 GB, GPU Adreno 305, dan penyimpanan internal 8 GB.

Xperia T3 hadir dalam tiga pilihan warna; hitam, putih, dan ungu. Smartphone ini tersedia mulai Agustus 2014 dengan banderol harga Rp 4,5 juta.

Spesifikasi Xperia T3:

Layar: 5,3 inci 1280 x 720 pixel
OS: 4.4.2 KitKat
Prosesor: Qualcomm MSM8928-2 dual core 1,4 GHz
Kamera: 8 MP (belakang), 1,1 MP (depan)
RAM: 1 GB
GPU: Adreno 
Penyimpanan internal 8 GB
Baterai: 2500 mAh
Dimensi/bobot: 150,7 x 77 x 7 mm / 148 gram
Windows Di-update, Komputer malah Mati

Windows Di-update, Komputer malah Mati

KOMPAS.com - Pada 2 Agustus lalu, Microsoft  menggulirkan update untuk menangani persoalan sekuriti dan fitur pada sistem operasi Windwos 7, 8, dan Windows 8.1. Tak lama kemudian, keluhan mulai bermunculan. Pengguna mengatakan bahwa komputer miliknya mengalami crash setelah memasang update tersebut.

Hal ini banyak dilaporkan di forum komunitas Microsoft.  Seorang pengguna, misalnya, mengeluhkan update bernomer KB2982791 tersebut membuat PC crash dengan tampilan Blue Screen of Death (BSOD) pada saat booting, lalu kembali mengalami hal yang sama ketika berusaha masuk safe mode.

Pihak Microsoft telah menyadari adanya masalah pada update Windows dan mengimbau pengguna agar jangan memasangnya. 

"Microsoft merekomendasikan agar pengguna melakukan uninstall update. Untuk berjaga-jaga, tautan download KB2982791 sudah dihapus," tulis Microsoft dalam buletin sekuritiyang dikutip oleh PC World.

Dalam tulisan di buletin itu, Microsoft turut menjelaskan bagaimana menghapus update untuk mereka yang sudah terlanjur memasangnya, namun caranya agak rumit dan melibatkan penyuntingan pada registry Windows. 

Apa yang menyebabkan komputer menjadi crash dalam kasus ini? Rupanya, updatetersebut menyebabkan cache font Windows tidak bisa di-load ketika proses booting, sehingga mengunci sistem.